KELAS XII IPS 1
PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI (2)
Nama Guru : Vivi Ratnasari, S.Pd.
Mata Pelajaran : Ekonomi
Kelas : XII IPS 1
Pertemuan : 4
Jam ke : 7 -8
Materi : Persamaan Dasar Akuntansi (2)
Kompetensi Dasar :
3.1 Mendeskripsikan akuntansi sebagai sistem informasi
Tujuan Pembelajaran :
Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:
· Mengidentifikasi akuntansi sebagai sistem informasi melalui studi literatur
· Mengklarifikasi tentang akuntansi sebagai sistem informasi
· Mengolah data dan informasi tentang akuntansi sebagai sistem informasi
· Menganalisis tentang akuntansi sebagai sistem informasi
· Menyimpulkan tentang akuntansi sebagai sistem informasi
· Menyajikan/mempresentasikan hasil penalaran tentang akuntansi sebagai sistem informasi melalui media lisan dan tulisan
- Persamaan Dasar Akuntansi
B.1. Rumus Persamaan Dasar Akuntansi
Rumus persamaan dasar akuntansi ditunjukkan seperti di bawah ini.
Pada persamaan akuntansi, besarnya harta yang dimiliki
perusahaan harus sama dengan besarnya utang ditambah modalnya. Apabila
perusahaan memperoleh pendapatan, modalnya akan bertambah dan apabila
ada prive atau beban yang harus ditanggung oleh perusahaan, modalnya
akan berkurang.
B.2. Siklus Akuntansi
Siklus akuntansi ditunjukkan di bawah ini.
1. Analisis bukti transaksi
2. Jurnal
3. Buku besar
4. Neraca saldo
5. Jurnal peyesuaian
6. Neraca saldo setelah penyesuaian
7. Laporan keuangan
8. Jurbal penutup
9. Neraca saldo setelah penutupan
10. Jurnal pembalik
- Unsur-Unsur Laporan Keuangan
C.1 Harta
Harta adalah adalah semua bentuk kekayaan yang dimiliki
perusahaan yang dapat dinilai dengan uang dan mendatangkan manfaat bagi
perusahaan pada masa datang. Harta dikelompokkan menjadi dua:
1. Harta lancar, yakni uang tunai dan harta lain yang dapat
segera dicairkan menjadi uang tunai atau memiliki usia pemakaian kurang
dari satu tahun. Yang termasuk harta lancar adalah:
♦ kas.
♦ piutang usaha.
♦ piutang wesel / wesel tagih.
♦ perlengkapan.
♦ sewa dibayar di muka / persekot sewa.
♦ asuransi dibayar di muka / persekot asuransi.
♦ iklan dibayar di muka / persekot iklan.
♦ pendapatan yang Masih Harus di Terima, dan lain-lain.
2. Harta tetap, yakni harta yang dipergunakan oleh perusahaan
untuk menjalankan usaha. Harta ini tidak dapat dengan segera dicairkan
menjadi uang tunai dan memiliki usia pemakaian lebih dari satu tahun.
Harta ini dibagi menjadi dua jenis:
a. harta berwujud:
♦ peralatan
♦ kendaraan
♦ gedung
♦ tanah
b. harta tidak berwujud:
♦ hak merek
♦ hak cipta
♦ hak paten
♦ good will, dll.
C.2 Utang
Utang adalah sumber pendanaan yang berasal dari kreditur, yang
dalam hal ini perusahaan memiliki kewajiban untuk mengembalikan atau
membayar pada kemudian hari. Utang dikelompokkan menjadi dua hal:
1. Utang jangka pendek, yakni utang yang waktu pelunasannya kurang dari satu tahun. Beberapa contoh utang jangka pendek:
♦ utang usaha,
♦ utang wesel/wesel bayar,
♦ utang gaji,
♦ beban-beban yang masih harus dibayar, dan
♦ pendapatan diterima di muka.
2. Utang jangka panjang, yakni utang yang waktu pelunasannya lebih dari satu tahun.
Cohtohnya:
♦ utang bank,
♦ utang obligasi, dan
♦ utang hipotik
C.3 Modal
Modal adalah sumber pendanaan yang berasal dari pemilik perusahaan, misalnya:
♦ modal Tn. Muhammad.
♦ modal Tn. Abu Bakar.
Apabila pemilik perusahaan melakukan transaksi pengambilan
pribadi atas harta perusahaan yang dapat mengurangi jumlah modal, itu
disebut prive.
Misalnya:
♦ prive Tn. Muhammad
♦ prive Tn. Abu Bakar
C.4 Pendapatan
Pendapatan adalah hasil yang diperoleh perusahaan dari kegiatan usahanya. Pendapatan dikelompokkan menjadi dua:
1. Pendapatan usaha, yakni pendapatan dari hasil usaha pokok perusahaan, seperti
♦ pendapatan jasa, dan
♦ pendapatan komisi.
2. Pendapatan di luar usaha, yakni pendapatan bukan dari hasil usaha pokok perusahaan, seperti
♦ pendapatan bunga deposito, dan
♦ pendapatan laba penjualan saham.
C.5 Beban
Beban adalah pengorbanan ekonomis yang harus dilakukan oleh
perusahan dalam rangka menghasilkan pendapatan. Beban dikelompokkan
menjadi dua:
1. Beban usaha, yakni pengorbanan yang berhubungan langsung dengan kegiatan usaha, seperti
♦ beban gaji
♦ beban sewa
♦ beban asuransi
♦ beban iklan
♦ beban listrik air telpon
♦ beban perlengkapan
♦ beban penyusutan peralatan
♦ beban penyusutan kendaraan
♦ beban penyusutan gedung
2. Beban di luar usaha, yakni pengorbanan yang tidak berhubungan langsung dengan kegiatan usaha, seperti
♦ beban bunga
♦ kerugian penjualan aktiva tetap
CONTOH SOAL 1
Harta perusahaan harus dipisahkan dengan harta pemilik perusahaan. Hal
ini sesuai dengan prinsip dasar akuntansi, yaitu prinsip ….
(A) unity of entity
(B) going concern
(C) materiality
(D) concervative
(E) matching cost
Pada tanggal 1 Januari 2019, pemilik perusahaan menyetorkan uang Rp100
juta dan dua 2 set komputer senilai Rp10 juta sebagai modal awal.
Transaksi ini akan memnengaruhi persamaan dasar akuntansi, yaitu ….
(A) kas bertambah Rp100 juta, peralatan bertambah Rp10 juta, dan modal bertambah Rp110 juta
(B) kas bertambah Rp100 juta, peralatan bertambah Rp10 juta, dan kewajiban bertambah Rp110 juta
(C) kas bertambah Rp100 juta, peralatan bertambah Rp10 juta, dan modal bertambah Rp90 juta
(D) kas bertambah Rp100 juta, peralatan bertambah Rp10 juta, dan kewajiban bertambah Rp90 juta
(E) kas berkurang Rp100 juta, peralatan bertambah Rp10 juta, dan modal bertambah Rp110 juta
Yang bukan merupakan bagian dari siklus akuntansi adalah ….
(A). identifikasi transaksi.
(B). analisisa laporan keuangan.
(C). pembuatan jurnal penutup.
(D). pembuatan jurnal penyesuaian.
(E). penyusunan neraca saldo.
Perhatikan daftar akun di bawah ini!
1. Kas.
2. Perlengkapan.
3. Piutang.
4. Kendaraan.
5. Gedung.
Yang termasuk harta lancar ditunjukkan oleh nomor ….
(A) 1, 2, dan 3
(B) 1, 3, dan 5
(C) 2, 3, dan 4
(D) 2, 4, dan 5
(E) 3, 4, dan 5
Pada 31 Desember 2019 diketahui harta lancar dan utang lancar perusahaan
masing-masing sebesar Rp120 juta dan Rp60 juta. Dengan demikian,
current ratio-nya adalah ….
(A) 1 : 1
(B) 1 : 2
(C) 1 : 3
(D) 2 : 1
(E) 2: 3


Komentar
Posting Komentar