KELAS X.8

 

 

 

 

 Masalah Dasar Ekonomi dan Pembagian Ilmu Ekonomi 

 

Nama Guru          : Vivi Ratnasari, S.Pd.

Mata Pelajaran     : Ekonomi

Kelas                    : X.8

Pertemuan            : 3

Jam Ke                  : 1-3

Materi                  : Masalah Dasar Ekonomi dan Pembagian Ilmu Ekonomi

Capaian  Pembelajaran :

Pada akhir fase ini peserta didik mampu memahami kelangkaan sebagai inti dari masalah ilmu ekonomi. Peserta didik memahami skala prioritas sebagai acuan dalam menentukan berbagai kebutuhan yang harus dipenuhi. Peserta didik memahami pola hubungan antara kelangkaan dan biaya peluang. Peserta didik memahami sistem ekonomi sebagai cara dalam mengatur berbagai kegiatan ekonomi guna memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat. Peserta didik memahami konsep keseimbangan pasar serta memahami pemodelannya dalam bentuk tabel dan kurva. Peserta didik memahami konsep sistem pembayaran dan memahami konsep uang sebagai alat pembayaran. Peserta didik memahami berbagai bentuk alat pembayaran non- tunai yang berlaku di Indonesia serta memahami penggunaannya. Peserta didik memahami konsep bank dan industri keuangan non-bank dan memahami berbagai produk yang dihasilkan guna mendukung tercapainya keterampilan literasi keuangan.

 

Tujuan Pembelajaran    :

Peserta didik mampu memahami Materi Masalah Dasar Ekonomi dan Pembagian Ilmu Ekonomi


MASALAH DASAR EKONOMI

KELANGKAAN

Pengertian Kelangkaan

    Kelangkaan adalah kondisi dimana tidak seimbangnya jumlah kebutuhan yang tidak terbatas dengan     alat pemenuhan kebutuhan yang terbatas.

                    KELANGKAAN = KEBUTUHAN > ALAT PEMENUHAN (BARANG/JASA)


Pembagian Ilmu Ekonomi

1 Ekonomi Deskriptif
Ekonomi deskriptif (descriptive economics) memberikan gambaran keadaan perekonomian yang sesungguhnya  terjadi di masyarakat dengan cara menyajikan fakta dan data empiris, baik berupa angka, tabel, maupun grafik. 

2 Teori Ekonomi
Teori ekonomi adalah bagian dari ilmu ekonomi yang berfungsi menjelaskan hubungan antara peristiwa ekonomi dan merumuskan hubungan tersebut ke dalam suatu hukum atau teori. Berdasarkan ruang lingkupnya, teori ekonomi dibagi menjadi dua, yaitu
 

a. teori ekonomi mikro adalah bagian dari ilmu ekonomi yang menganalisis bagian-bagian kecil dari keseluruhan kegiatan perekonomian. Contoh: harga pasar, permintaan dan penawaran pasar, elastisitas, perilaku konsumen dan produsen, dan bentuk pasar.

b. teori ekonomi makro adalah bagian dari ilmu ekonomi yang menganalisis keseluruhan kegiatan perekonomian yang bersifat menyeluruh dan tidak memperhatikan kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh unit-unit kecil dalam perekonomian. Contoh: inflasi, pendapatan nasional, pertumbuhan ekonomi, pengangguran, dan perdagangan internasional.

3  Ekonomi Terapan
Ekonomi terapan adalah bagian ilmu ekonomi yang mengaplikasikan kajian teori ekonomi untuk berusaha menyelesaikan masalah perekonomian yang dikumpulkan oleh ekonomi deskriptif. Ekonomi terapan dijadikan sarana untuk mencari solusi bagi masalah ekonomi.

 

Bidang Ilmu Ekonomi

Bidang ilmu ekonomi dapat dibagi menjadi delapan cabang :
1. ilmu ekonomi moneter membahas perihal uang, perbankan, dan lembaga keuangan lainnya serta berbagai aspek yang terkait dengannya, seperti inflasi, jumlah uang beredar, dan tingkat suku bunga.
2. ilmu ekonomi publik membahas perihal kebijakan pemerintah dalam perekonomian. Hal-hal yang dibahas antara lain tentang APBN, APBD, utang pemerintah, dan kebijakan publik lainnya.
3. ilmu ekonomi industri membahas interaksi berbagai perusahaan dalam suatu industri. Cabang ilmu ekonomi ini termasuk ke dalam ruang lingkup ekonomi mikro.
4. ilmu ekonomi internasional membahas tentang kegiatan perekonomian antarbangsa atau antarnegara.
5. ilmu ekonomi regional membahas interaksi ekonomi antarwilayah dan proses perkembangan wilayah.
6. ilmu ekonomi Sumber Daya Alam (SDA) membahas masalah dan alokasi sumber daya alam yang optimal.
7. ilmu ekonomi Sumber Daya Manusia (SDM) membahas perihal faktor produksi tenaga kerja, seperti pengangguran, upah minimum, dan tingkat pendidikan tenaga kerja.
8. ilmu ekonomi syariah membahas perihal penerapan ekonomi Islam seperti prinsip bagi hasil, penghapusan riba dalam perekonomian.

 

Prinsip, Tindakan, Motif, dan Politik Ekonomi

1.  Prinsip Ekonomi
Prinsip ekonomi adalah dasar berpikir rasional yang digunakan manusia untuk
♦ memaksimumkan tujuan melalui sejumlah pengorbanan tertentu, atau
♦ mencapai tujuan tertentu dengan pengorbanan seminimal mungkin.

2  Tindakan Ekonomi
Tindakan ekonomi adalah setiap usaha yang dilakukan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dengan berpegang pada prinsip ekonomi.

3  Motif Ekonomi
Motif ekonomi adalah tujuan atau motivasi manusia ketika melakukan tindakan ekonomi. Motif ekonomi tersebut antara lain adalah ingin memenuhi kebutuhan hidup, memperluas usaha, memperoleh kekuasaan/kedudukan, dihargai, dan membantu sesama

4  Politik Ekonomi
Politik ekonomi adalah paket tindakan ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah yang bertujuan untuk memperbaiki perekonomian dan meningkatkan kemakmuran seluruh rakyat. Langkah-langkah pemerintah dalam menjalankan politik ekonomi antara lain adalah ditunjukkan dengan menetapkan kebijakan fiskal, moneter, perdagangan internasional, dan ekspor-impor.

 

Pernyataan Positif dan Normatif dalam Ekonomi

1  Pernyataan Positif
Pernyataan positif adalah pernyataan ekonomi yang menjelaskan hal-hal yang sesuai dengan fakta dan situasi dalam dunia ekonomi yang sedang terjadi dan yang akan terjadi. Contoh: penggunaan teknologi dalam bidang pertanian akan meningkatkan produksi barang-barang pertanian.

2  Pernyataan Normatif
Pernyataan normatif adalah pernyataan ekonomi yang mengedepankan apa yang seharusnya dilakukan agar menjadi kebaikan dan kesejahteraan bagi masyarakat luas serta terciptanya kondisi perekonomian yang ideal. Contoh: sebaiknya pajak yang diberlakukan pemerintah memperhatikan keadaan ekonomi masyarakat.

 

Asumsi dan Model Ekonomi

Para ekonom menggunakan asumsi untuk menjelaskan permasalahan ekonomi yang begitu kompleks menjadi lebih sederhana dan mudah dipahami. Salah satu asumsi yang sangat populer adalah sebuah asumsi yang dikenal dengan istilah ceteris paribus. Yang dimaksud dengan ceteris paribus adalah sebuah asumsi yang menyatakan bahwa bila kita hendak menganalisis pengaruh sebuah variabel ekonomi terhadap variabel ekonomi lain, variabel-variabel selain yang sedang dibicarakan harus dianggap tidak berubah atau diabaikan.

Sementara itu, model ekonomi dapat diartikan sebagai alat yang digunakan untuk menjelaskan perekonomian ke dalam bentuk yang lebih sederhana. Model ekonomi dapat berbentuk analisis kurva, diagram, persamaan matematis, dan lain-lain. Berikut ini salah satu contoh model ekonomi, yakni model kurva batas kemungkinan produksi (Production Possibility Frontier/PPF).


An image

Contoh Soal

1. Kata ekonomi berasal dari bahasa Yunani, yaitu oikonomia yang berarti .…
(A) rumah tangga
(B) aturan
(C) pengurusan
(D) mengatur rumah tangga
(E) prinsip rumah tangga


2. Di bawah ini yang bukan termasuk tujuan kita mempelajari ilmu ekonomi adalah….
(A) membantu konsumen untuk menentukan pilihan barang apa yang harus dikonsumsi
(B) membantu produsen untuk membuat keputusan berapa banyak barang yang harus diproduksi
(C) mempelajari cara mengalokasikan sumber daya yang terbatas jumlahnya
(D) menentukan alat pemuas kebutuhan agar efisien
(E) menjadi pengusaha yang sukses

 
3. Berdasarkan ruang lingkupnya, harga barang, biaya perusahaan, dan kepuasan konsumen dipelajari dalam teori ekonomi ….

(A) mikro
(B) makro
(C) deskriptif
(D) terapan
(E) perdagangan

 
4. Pak Slamet memesan seratus kaus pada sebuah usaha konveksi di dekat rumahnya untuk dibagikan kepada para simpatisan saat kampanye pemilihan anggota DPRD nanti. Tindakan yang dilakukan oleh Pak Slamet didorong oleh motif ekonomi, yaitu motif….

(A) memenuhi kebutuhan
(B) mencari keuntungan
(C) memperoleh kekuasaan
(D) membantu sesama manusia
(E) memperluas usaha

 
 5.Titik-titik yang berada di luar kurva PPF menunjukkan ….

(A) alokasi sumber daya yang sudah efisien
(B) masih ada sumber daya yang menganggur
(C) pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi
(D) kombinasi produksi yang tidak bisa dicapai
(E) kondisi perekonomian yang melambat

Komentar

Postingan Populer