KELAS X.9 & X.7
Masalah Dasar Ekonomi dan Pembagian Ilmu Ekonomi
Nama Guru : Vivi Ratnasari, S.Pd.
Mata Pelajaran : Ekonomi
Kelas : X.9
Pertemuan : 3
Jam Ke : 6
Materi : Masalah Dasar Ekonomi dan Pembagian Ilmu Ekonomi
Capaian Pembelajaran :
Pada akhir fase
ini peserta didik mampu memahami kelangkaan sebagai inti dari masalah ilmu
ekonomi. Peserta didik memahami skala prioritas sebagai acuan dalam menentukan
berbagai kebutuhan yang harus dipenuhi. Peserta didik memahami pola hubungan
antara kelangkaan dan biaya peluang. Peserta didik memahami sistem ekonomi
sebagai cara dalam mengatur berbagai kegiatan ekonomi guna memenuhi berbagai
kebutuhan masyarakat. Peserta didik memahami konsep keseimbangan pasar serta memahami
pemodelannya dalam bentuk tabel dan kurva. Peserta didik memahami konsep sistem
pembayaran dan memahami konsep uang sebagai alat pembayaran. Peserta didik
memahami berbagai bentuk alat pembayaran non- tunai yang berlaku di Indonesia
serta memahami penggunaannya. Peserta didik memahami konsep bank dan industri
keuangan non-bank dan memahami berbagai produk yang dihasilkan guna mendukung
tercapainya keterampilan literasi keuangan.
Tujuan Pembelajaran :
Peserta didik mampu memahami Materi Masalah Dasar Ekonomi dan Pembagian Ilmu Ekonomi
MASALAH DASAR EKONOMI
KELANGKAAN
Pengertian Kelangkaan
Kelangkaan adalah kondisi dimana tidak seimbangnya jumlah kebutuhan yang tidak terbatas dengan alat pemenuhan kebutuhan yang terbatas.
KELANGKAAN = KEBUTUHAN > ALAT PEMENUHAN (BARANG/JASA)
Pembagian Ilmu Ekonomi
1 Ekonomi Deskriptif
Ekonomi deskriptif (descriptive economics) memberikan gambaran keadaan
perekonomian yang sesungguhnya terjadi di masyarakat dengan cara
menyajikan fakta dan data empiris, baik berupa angka, tabel, maupun
grafik.
2 Teori Ekonomi
Teori ekonomi adalah bagian dari ilmu ekonomi yang berfungsi menjelaskan
hubungan antara peristiwa ekonomi dan merumuskan hubungan tersebut ke
dalam suatu hukum atau teori. Berdasarkan ruang lingkupnya, teori
ekonomi dibagi menjadi dua, yaitu
a. teori ekonomi mikro adalah bagian dari ilmu ekonomi yang menganalisis bagian-bagian kecil dari keseluruhan kegiatan perekonomian. Contoh: harga pasar, permintaan dan penawaran pasar, elastisitas, perilaku konsumen dan produsen, dan bentuk pasar.
b. teori ekonomi makro adalah bagian dari ilmu ekonomi yang menganalisis keseluruhan kegiatan perekonomian yang bersifat menyeluruh dan tidak memperhatikan kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh unit-unit kecil dalam perekonomian. Contoh: inflasi, pendapatan nasional, pertumbuhan ekonomi, pengangguran, dan perdagangan internasional.
3 Ekonomi Terapan
Ekonomi terapan adalah bagian ilmu ekonomi yang mengaplikasikan kajian
teori ekonomi untuk berusaha menyelesaikan masalah perekonomian yang
dikumpulkan oleh ekonomi deskriptif. Ekonomi terapan dijadikan sarana
untuk mencari solusi bagi masalah ekonomi.
Bidang Ilmu Ekonomi
Bidang ilmu ekonomi dapat dibagi menjadi delapan cabang :
1. ilmu ekonomi moneter membahas perihal uang,
perbankan, dan lembaga keuangan lainnya serta berbagai aspek yang
terkait dengannya, seperti inflasi, jumlah uang beredar, dan tingkat
suku bunga.
2. ilmu ekonomi publik membahas perihal kebijakan
pemerintah dalam perekonomian. Hal-hal yang dibahas antara lain tentang
APBN, APBD, utang pemerintah, dan kebijakan publik lainnya.
3. ilmu ekonomi industri membahas interaksi berbagai
perusahaan dalam suatu industri. Cabang ilmu ekonomi ini termasuk ke
dalam ruang lingkup ekonomi mikro.
4. ilmu ekonomi internasional membahas tentang kegiatan perekonomian antarbangsa atau antarnegara.
5. ilmu ekonomi regional membahas interaksi ekonomi antarwilayah dan proses perkembangan wilayah.
6. ilmu ekonomi Sumber Daya Alam (SDA) membahas masalah dan alokasi sumber daya alam yang optimal.
7. ilmu ekonomi Sumber Daya Manusia (SDM) membahas perihal faktor produksi tenaga kerja, seperti pengangguran, upah minimum, dan tingkat pendidikan tenaga kerja.
8. ilmu ekonomi syariah membahas perihal penerapan ekonomi Islam seperti prinsip bagi hasil, penghapusan riba dalam perekonomian.
Prinsip, Tindakan, Motif, dan Politik Ekonomi
1. Prinsip Ekonomi
Prinsip ekonomi adalah dasar berpikir rasional yang digunakan manusia untuk
♦ memaksimumkan tujuan melalui sejumlah pengorbanan tertentu, atau
♦ mencapai tujuan tertentu dengan pengorbanan seminimal mungkin.
2 Tindakan Ekonomi
Tindakan ekonomi adalah setiap usaha yang dilakukan manusia untuk
memenuhi kebutuhan hidupnya dengan berpegang pada prinsip ekonomi.
3 Motif Ekonomi
Motif ekonomi adalah tujuan atau motivasi manusia ketika melakukan
tindakan ekonomi. Motif ekonomi tersebut antara lain adalah ingin
memenuhi kebutuhan hidup, memperluas usaha, memperoleh
kekuasaan/kedudukan, dihargai, dan membantu sesama
4 Politik Ekonomi
Politik ekonomi adalah paket tindakan ekonomi yang dilakukan oleh
pemerintah yang bertujuan untuk memperbaiki perekonomian dan
meningkatkan kemakmuran seluruh rakyat. Langkah-langkah pemerintah dalam
menjalankan politik ekonomi antara lain adalah ditunjukkan dengan
menetapkan kebijakan fiskal, moneter, perdagangan internasional, dan
ekspor-impor.
Pernyataan Positif dan Normatif dalam Ekonomi
1 Pernyataan Positif
Pernyataan positif adalah pernyataan ekonomi yang menjelaskan hal-hal
yang sesuai dengan fakta dan situasi dalam dunia ekonomi yang sedang
terjadi dan yang akan terjadi. Contoh: penggunaan teknologi dalam bidang
pertanian akan meningkatkan produksi barang-barang pertanian.
2 Pernyataan Normatif
Pernyataan normatif adalah pernyataan ekonomi yang mengedepankan apa
yang seharusnya dilakukan agar menjadi kebaikan dan kesejahteraan bagi
masyarakat luas serta terciptanya kondisi perekonomian yang ideal.
Contoh: sebaiknya pajak yang diberlakukan pemerintah memperhatikan
keadaan ekonomi masyarakat.
Asumsi dan Model Ekonomi
Para ekonom menggunakan asumsi untuk menjelaskan
permasalahan ekonomi yang begitu kompleks menjadi lebih sederhana dan
mudah dipahami. Salah satu asumsi yang sangat populer adalah sebuah
asumsi yang dikenal dengan istilah ceteris paribus. Yang dimaksud dengan ceteris paribus
adalah sebuah asumsi yang menyatakan bahwa bila kita hendak
menganalisis pengaruh sebuah variabel ekonomi terhadap variabel ekonomi
lain, variabel-variabel selain yang sedang dibicarakan harus dianggap
tidak berubah atau diabaikan.
Sementara itu, model ekonomi dapat diartikan sebagai alat yang digunakan
untuk menjelaskan perekonomian ke dalam bentuk yang lebih sederhana.
Model ekonomi dapat berbentuk analisis kurva, diagram, persamaan
matematis, dan lain-lain. Berikut ini salah satu contoh model ekonomi,
yakni model kurva batas kemungkinan produksi (Production Possibility Frontier/PPF).
1. Kata ekonomi berasal dari bahasa Yunani, yaitu oikonomia yang berarti .…
(A) rumah tangga
(B) aturan
(C) pengurusan
(D) mengatur rumah tangga
(E) prinsip rumah tangga
2. Di bawah ini yang bukan termasuk tujuan kita mempelajari ilmu ekonomi adalah….
(A) membantu konsumen untuk menentukan pilihan barang apa yang harus dikonsumsi
(B) membantu produsen untuk membuat keputusan berapa banyak barang yang harus diproduksi
(C) mempelajari cara mengalokasikan sumber daya yang terbatas jumlahnya
(D) menentukan alat pemuas kebutuhan agar efisien
(E) menjadi pengusaha yang sukses
(A) mikro
(B) makro
(C) deskriptif
(D) terapan
(E) perdagangan
(A) memenuhi kebutuhan
(B) mencari keuntungan
(C) memperoleh kekuasaan
(D) membantu sesama manusia
(E) memperluas usaha
(A) alokasi sumber daya yang sudah efisien
(B) masih ada sumber daya yang menganggur
(C) pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi
(D) kombinasi produksi yang tidak bisa dicapai
(E) kondisi perekonomian yang melambat


Komentar
Posting Komentar