KELAS 10.8 & 10.3

 NAMA GURU : Vivi Ratnasari, S.Pd.

MATA PELAJARAN : Ekonomi

KELAS : 10.3 & 10.8

PERTEMUAN : Ke-1


CP : 

Pada akhir fase E, peserta didik di Kelas X mampu merefleksikan kembali konsep kelangkaan dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik mampu membedakan dengan jelas antara kebutuhan (needs) dan keinginan (wants). Peserta didik mampu menyusun skala prioritas kebutuhan mulai dari kebutuhan primer, kebutuhan sekunder, dan kebutuhan tersier. Peserta didik memahami bahwa kegiatan ekonomi adalah suatu siklus yang terjadi dalam rangka upaya manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Peserta didik memahami uang sebagai sumber daya yang perlu dimanfaatkan dan dikelola guna memenuhi kebutuhan saat ini dan merencanakan kebutuhan yang akan datang melalui perencanaan keuangan yang berbasiskan pemahaman atas berbagai manfaat produk keuangan perbankan maupun non-perbankan.


TUJUAN PEMBELAJARAN :

1. Peserta didik mampu memahami pengertian kegiatan ekonomi

2. Peserta didik mampu menjelaskan jenis-jenis kegiatan ekonomi

3. Peserta didik memahami mengenai fungsi dan peran masing_masing pelaku kegiatan ekonomi


PENGEMBNAGAN MATERI :

Kegiatan Ekonomi

A.1 Pengertian Kegiatan Ekonomi

Kegiatan ekonomi adalah aktivitas yang dilakukan manusia demi memperoleh barang atau jasa dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup.


A.2 Kegiatan Produksi

Produksi adalah kegiatan menghasilkan atau menambah nilai guna suatu barang atau jasa agar lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan manusia. Pihak yang melakukan kegiatan produksi disebut produsen. Dalam melakukan produksi, produsen membutuhkan faktor produksi atau disebut juga input. Faktor produksi terdiri dari:

1. faktor produksi asli, yakni alam dan tenaga kerja.

2. faktor produksi turunan, yakni modal dan kewirausahaan.


Kegiatan produksi dibagi menjadi tiga sektor:

1. produksi primer, meliputi sektor ekstraktif dan agraris.

2. produksi sekunder, meliputi sektor industri dan perdagangan.

3. produksi tersier, yaitu sektor jasa.


Cara meningkatkan hasil produksi:

1. intensifikasi, yaitu dengan meningkatkan produktivitas tanpa menambah faktor produksi,

2. ekstensifikasi, yaitu dengan cara menambah jumlah faktor produksi,

3. spesialisasi kerja, yaitu dengan cara melakukan pembagian kerja, 

4. mekanisasi, yaitu dengan menggunakan mesin-mesin yang menghemat waktu dan tenaga, dan

5. diversifikasi, yaitu dengan cara membuat produk yang beraneka ragam.



A.3 Kegiatan Konsumsi

Konsumsi adalah kegiatan untuk mengurangi atau menghabiskan nilai guna suatu benda, baik berupa barang maupun jasa. Pihak yang melakukan kegiatan konsumsi disebut konsumen.


Nilai guna barang dapat dikelompokkan menjadi:

1. nilai guna bentuk (form utility), artinya sebuah barang dapat meningkat nilai gunanya karena mengalami perubahan bentuk.

2. nilai guna waktu (time utility), artinya suatu barang meningkat nilai gunanya karena dihasilkan pada waktu yang tepat.

3. nilai guna tempat (place utility), artinya suatu barang meningkat nilai gunanya karena dipindahkan tempatnya

4. nilai guna kepemilikan (ownership utility), artinya suatu barang mengalami kenaikan nilai guna karena perbedaan kepemilikan.

5. Nilai guna elemen (element utility), artinya suatu barang memiliki nilai guna karena kandungan zatnya.

6. nilai guna layanan (service utility), artinya uatu barang memiliki nilai guna karena ada jasa/layanan pendukungnya.


Selain itu, setiap barang juga memiliki nilai pakai dan nilai tukar.

1. Nilai Pakai. Nilai pakai suatu barang terdiri dari:

a. nilai pakai objektif, yaitu kemampuan dari suatu barang untuk memenuhi kebutuhan setiap orang. Tinggi rendahnya nilai menurut semua orang relatif sama.

b. nilai pakai subjektif, yaitu nilai yang diberikan oleh seseorang atas kemampuan suatu barang untuk memenuhi kebutuhan orang yang bersangkutan.


2. Nilai Tukar. Nilai tukar suatu barang terdiri dari:

a. nilai tukar objektif, yaitu nilai tukar yang diberikan oleh setiap orang terhadap suatu barang atau jasa yang tinggi-rendahnya adalah relatif sama bagi setiap orang.

b. nilai tukar subjektif, yaitu nilai yang diberikan oleh seseorang terhadap suatu barang/jasa sehubungan barang tersebut dapat ditukarkan dengan barang lain sehingga dapat memuaskan kebutuhan.


Ada beberapa faktor yang memengaruhi seseorang dalam melakukan kegiatan konsumsi, yaitu: 

• pendapatan,

• harga barang dan jasa,

• selera,

• usia dan jenis kelamin,

• adat istiadat, dan

• jumlah penduduk.


A.4 Kegiatan Distribusi

Distribusi adalah kegiatan menyampaikan atau menyalurkan barang atau jasa dari pihak produsen kepada yang memerlukannya atau konsumen. Pihak yang melakukan kegiatan distribusi disebut distributor. 


Kegiatan distribusi memiliki beberapa tujuan, yaitu:

1. menyampaikan barang atau jasa dari produsen kepada konsumen,

2. mempercepat sampainya hasil produksi kepada konsumen,

3. tercapainya pemerataan produksi,

4. menjaga kesinambungan produksi, dan

5. memperbesar dan meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi


Distribusi memiliki fungsi:

1. Fungsi pokok distribusi, yaitu:

a. pengangkutan,

b. penjualan,

c. pembelian,

d. penyimpanan, dan

e. penanggung risiko.


2. Fungsi tambahan distribusi, yaitu:

a. menyeleksi,

b. mengepak atau mengemas, dan

c. memberi informasi.


Ada beberapa cara untuk menyalurkan barang dari produsen ke konsumen. Cara penyaluran ini biasa disebut saluran distribusi. Saluran distribusi terdiri dari:

1. distribusi langsung, yaitu penyaluran barang dari produsen langsung kepada konsumen tanpa melalui perantara.

2. distribusi semi langsung, yaitu penyaluran barang dari produsen kepada konsumen melalui agen atau pihak yang dimiliki produsen itu sendiri.

3. distribusi tidak langsung, yaitu penyaluran barang dan jasa melalui pihak-pihak lain atau badan perantara seperti yang ada dalam lembaga distribusi yang tidak ada keterkaitan kepemilikan dengan produsen.


Adapun faktor-faktor yang memengaruhi saluran distribusi:

• daya tahan barang yang disalurkan,

• luasnya daerah pendistribusian,

• jumlah barang yang akan didistribusikan,

• sarana komunikasi dan sarana angkutan yang tersedia,

• biaya transportasi,

• kondisi jalan, dan

• kondisi keamanan.


CONTOH SOAL 1

Dalam teori ekonomi, kegiatan produksi merupakan kegiatan….

A. menambah nilai guna barang dan jasa 

B. membuat barang

C. menghabiskan nilai guna barang dan jasa

D. menjual barang dan jasa

E. membeli barang dan jasa


CONTOH SOAL 2

Di bawah ini yang merupakan kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh rumah tangga produsen adalah…. 

A. memberikan subsidi kepada rumah tangga keluarga

B. memiliki tabungan di bank

C. menggunakan faktor produksi

D. menyediakan faktor produksi

E. menggunakan barang dan jasa


CONTOH SOAL 3

Balas jasa yang diterima pemilik faktor produksi modal adalah ....

A. sewa 

B. upah 

C. bunga  

D. keuntungan/profit 

E. pajak


CONTOH SOAL 4

Di bawah ini yang BUKAN pelaku kegiatan ekonomi adalah….

A. rumah tangga konsumen

B. rumah tangga masyarakat kota 

C. rumah tangga pemerintah

D. rumah tangga produsen

E. rumah tangga luar negeri


CONTOH SOAL 5

Pemerintah membutuhkan barang dan jasa dalam menunjang tugas–tugas pemerintahan. Hal ini menunjukkan peran pemerintah dalam kegiatan ekonomi, yakni sebagai ....

A. konsumen 

B. produsen 

C. pengawas

D. regulator

E. investor

Komentar

Postingan Populer