KELAS 10.5, 10.8, 10.3 & 10.
NAMA GURU : Vivi Ratnasari, S.Pd.
MATA PELAJARAN : Ekonomi
KELAS : 10.5, 10.8, 10.3 & 10.7
PERTEMUAN : Ke-5
CP :
Pada akhir fase E, peserta didik di Kelas X mampu merefleksikan kembali konsep kelangkaan dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik mampu membedakan dengan jelas antara kebutuhan (needs) dan keinginan (wants). Peserta didik mampu menyusun skala prioritas kebutuhan mulai dari kebutuhan primer, kebutuhan sekunder, dan kebutuhan tersier. Peserta didik memahami bahwa kegiatan ekonomi adalah suatu siklus yang terjadi dalam rangka upaya manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Peserta didik memahami uang sebagai sumber daya yang perlu dimanfaatkan dan dikelola guna memenuhi kebutuhan saat ini dan merencanakan kebutuhan yang akan datang melalui perencanaan keuangan yang berbasiskan pemahaman atas berbagai manfaat produk keuangan perbankan maupun non-perbankan.
TUJUAN PEMBELAJARAN :
C. Pembagian Ilmu
Ekonomi
C.1
Ekonomi Deskriptif
Ekonomi deskriptif (descriptive economics) memberikan gambaran keadaan
perekonomian yang sesungguhnya terjadi di masyarakat dengan cara
menyajikan fakta dan data empiris, baik berupa angka, tabel, maupun
grafik.
C.2 Teori
Ekonomi
Teori ekonomi adalah bagian dari ilmu ekonomi yang berfungsi menjelaskan
hubungan antara peristiwa ekonomi dan merumuskan hubungan tersebut ke dalam
suatu hukum atau teori. Berdasarkan ruang lingkupnya, teori ekonomi dibagi
menjadi dua, yaitu
1. teori ekonomi mikro adalah bagian dari ilmu ekonomi yang menganalisis
bagian-bagian kecil dari keseluruhan kegiatan perekonomian. Contoh: harga
pasar, permintaan dan penawaran pasar, elastisitas, perilaku konsumen dan
produsen, dan bentuk pasar.
2. teori ekonomi makro adalah bagian dari ilmu ekonomi yang menganalisis
keseluruhan kegiatan perekonomian yang bersifat menyeluruh dan tidak
memperhatikan kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh unit-unit kecil dalam
perekonomian. Contoh: inflasi, pendapatan nasional, pertumbuhan ekonomi,
pengangguran, dan perdagangan internasional.
C.3
Ekonomi Terapan
Ekonomi terapan adalah bagian ilmu ekonomi yang mengaplikasikan kajian teori
ekonomi untuk berusaha menyelesaikan masalah perekonomian yang dikumpulkan oleh
ekonomi deskriptif. Ekonomi terapan dijadikan sarana untuk mencari solusi bagi
masalah ekonomi.
D. Bidang Ilmu Ekonomi
Bidang
ilmu ekonomi dapat dibagi menjadi delapan cabang :
1. ilmu ekonomi moneter membahas perihal uang, perbankan, dan
lembaga keuangan lainnya serta berbagai aspek yang terkait dengannya, seperti
inflasi, jumlah uang beredar, dan tingkat suku bunga.
2. ilmu ekonomi publik membahas perihal kebijakan pemerintah
dalam perekonomian. Hal-hal yang dibahas antara lain tentang APBN, APBD, utang
pemerintah, dan kebijakan publik lainnya.
3. ilmu ekonomi industri membahas interaksi berbagai
perusahaan dalam suatu industri. Cabang ilmu ekonomi ini termasuk ke dalam
ruang lingkup ekonomi mikro.
4. ilmu ekonomi internasional membahas tentang kegiatan
perekonomian antarbangsa atau antarnegara.
5. ilmu ekonomi regional membahas interaksi ekonomi
antarwilayah dan proses perkembangan wilayah.
6. ilmu ekonomi Sumber Daya Alam (SDA) membahas masalah dan
alokasi sumber daya alam yang optimal.
7. ilmu ekonomi Sumber Daya Manusia (SDM) membahas perihal
faktor produksi tenaga kerja, seperti pengangguran, upah minimum, dan tingkat
pendidikan tenaga kerja.
8. ilmu ekonomi syariah membahas perihal penerapan ekonomi
Islam seperti prinsip bagi hasil, penghapusan riba dalam perekonomian.
E. Prinsip, Tindakan,
Motif, dan Politik Ekonomi
E.2
Prinsip Ekonomi
Prinsip ekonomi adalah dasar berpikir rasional yang digunakan manusia untuk
♦ memaksimumkan tujuan melalui sejumlah pengorbanan tertentu, atau
♦ mencapai tujuan tertentu dengan pengorbanan seminimal mungkin.
E.2
Tindakan Ekonomi
Tindakan ekonomi adalah setiap usaha yang dilakukan manusia untuk memenuhi
kebutuhan hidupnya dengan berpegang pada prinsip ekonomi.
E.3
Motif Ekonomi
Motif ekonomi adalah tujuan atau motivasi manusia ketika melakukan tindakan
ekonomi. Motif ekonomi tersebut antara lain adalah ingin memenuhi kebutuhan
hidup, memperluas usaha, memperoleh kekuasaan/kedudukan, dihargai, dan membantu
sesama
E.4
Politik Ekonomi
Politik ekonomi adalah paket tindakan ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah
yang bertujuan untuk memperbaiki perekonomian dan meningkatkan kemakmuran
seluruh rakyat. Langkah-langkah pemerintah dalam menjalankan politik ekonomi
antara lain adalah ditunjukkan dengan menetapkan kebijakan fiskal, moneter,
perdagangan internasional, dan ekspor-impor.
F. Pernyataan Positif
dan Normatif dalam Ekonomi
F.1
Pernyataan Positif
Pernyataan positif adalah pernyataan ekonomi yang menjelaskan hal-hal yang
sesuai dengan fakta dan situasi dalam dunia ekonomi yang sedang terjadi dan
yang akan terjadi. Contoh: penggunaan teknologi dalam bidang pertanian akan
meningkatkan produksi barang-barang pertanian.
F.2 Pernyataan Normatif
Pernyataan normatif adalah pernyataan ekonomi yang mengedepankan apa yang
seharusnya dilakukan agar menjadi kebaikan dan kesejahteraan bagi masyarakat
luas serta terciptanya kondisi perekonomian yang ideal. Contoh: sebaiknya pajak
yang diberlakukan pemerintah memperhatikan keadaan ekonomi masyarakat.
G. Asumsi dan Model
Ekonomi
Para
ekonom menggunakan asumsi untuk menjelaskan permasalahan ekonomi yang begitu
kompleks menjadi lebih sederhana dan mudah dipahami. Salah satu asumsi yang
sangat populer adalah sebuah asumsi yang dikenal dengan istilah ceteris
paribus. Yang dimaksud dengan ceteris paribus adalah
sebuah asumsi yang menyatakan bahwa bila kita hendak menganalisis pengaruh
sebuah variabel ekonomi terhadap variabel ekonomi lain, variabel-variabel
selain yang sedang dibicarakan harus dianggap tidak berubah atau diabaikan.
Sementara itu, model ekonomi dapat diartikan sebagai alat yang digunakan untuk
menjelaskan perekonomian ke dalam bentuk yang lebih sederhana. Model ekonomi
dapat berbentuk analisis kurva, diagram, persamaan matematis, dan lain-lain.
Berikut ini salah satu contoh model ekonomi, yakni model kurva batas
kemungkinan produksi (Production Possibility Frontier/PPF).
LATIHAN SOAL
1. Hal pokok yang menjadi masalah dalam ilmu ekonomi
adalah ….
A. biaya dan hasil
B. pendapatan dan konsumsi
C. kesejahteraan dan kemiskinan
D. kebutuhan barang/jasa dan pendapatan
E. kelangkaan sumber daya ekonomi
2. Setelah lulus kuliah, Wawan ditawari pekerjaan
dari 3 perusahaan. Perusahaan X menawarkan pekerjaan dengan gaji Rp4.000.000,00
per bulan. Perusahaan Y menawarkan gaji Rp4.500.000,00 per bulan dan perusahaan
Z menawarkan gaji Rp4.750.000,00. Karena lokasi perusahaan Y lebih dekat dengan
rumahnya, Wawan memilih untuk bekerja di perusahaan Y. Maka biaya peluang (opportunity
cost) yang terjadi adalah….
A. Rp4.000.000,00
B. Rp4.500.000,00
C. Rp4.750.000,00
D. Rp8.500.000,00
E. Rp13.250.000,00
3. Kita harus melakukan pilihan dalam memenuhi
kebutuhan. Pilihan tersebut harus dilakukan karena....
A. ketersediaan barang dan jasa melebihi kebutuhan
B. sumber daya yang tersedia kurang dari jumlah yang
dibutuhkan
C. barang dan jasa yang sama memiliki kegunaan yang
berbeda-beda
D. barang dan jasa yang tersedia ada barang ekonomi
dan barang non-ekonomi
E. di antara barang dan jasa yang tersedia, banyak
yang tidak bermutu, maka harus dipilih
4. Segala sesuatu yang harus dipenuhi, jika tidak
akan mengganggu kelangsungan hidup manusia, merupakan pengertian dari .…
A. keinginan
B. kebutuhan
C. kelangkaan
D. kemakmuran
E. kelayakan
5. Siswa membutuhkan buku tulis dan masyarakat
membutuhkan jaringan listrik. Wacana tersebut adalah contoh kebutuhan manusia
berdasarkan….
A. waktu
B. harga
C. tingkat intensitas
D. subjek yang membutuhkan
E. sifat pemenuhan kebutuhan
6. Salah satu contoh benda yang memiliki kegunaan
tempat adalah….
A. obat dipakai saat penyakit datang
B. televisi berguna bila ada siaran
C. kedelai dibuat menjadi susu kedelai
D. daging dan ikan memiliki kandungan protein yang
berguna bagi tubuh
E. pasir di sungai diangkut ke kota sebagai bahan
bangunan
7. Studi tentang bagaimana orang-orang membuat
pilihan dengan menggunakan sumber daya terbatas adalah pengertian dari ….
A. ilmu ekonomi
B. scarcity
C. opportunity cost
D. kelangkaan
E. biaya peluang

Komentar
Posting Komentar