KELAS 10.8 & 10.3 (MASALAH EKONOMI)

 NAMA GURU                                : Vivi Ratnasari, S.Pd.

MATA PELAJARAN                      : Ekonomi

 KELAS                                            : 10.8 & 10.3

PERTEMUAN                                : Ke-3

CP                                                  

1. Pada akhir fase ini peserta didik mampu memahami kelangkaan sebagai inti dari masalah ilmu               ekonomi

2. Peserta didik memahami skala prioritas sebagai acuan dalam menentukan berbagai kebutuhan               yang harus dipenuhi

TUJUAN PEMBELAJARAN              :

          1. Peserta didik mampu memahami kelangkaan sebagai inti dari masalah ilmu ekonomi

          2. Peserta didik memahami skala prioritas sebagai acuan dalam menentukan berbagai kebutuhan               yang harus dipenuhi

MATERI                                              : Masalah Ekonomi

METODE                                            : Problem Based Learnig

STRATEGI                                          :

PENGEMBBANGAN MATERI         :
  1. Kelangkaan

1. Pengertian Kelangkaan
Ilmu ekonomi muncul karena ada masalah yang paling mendasar dalam ekonomi, yakni masalah kelangkaan (scarcity). Dalam ilmu ekonomi, yang dimaksud dengan kelangkaan adalah suatu kondisi sumber daya yang terbatas berhadapan dengan kebutuhan yang tidak terbatas. Kelangkaan mengharuskan masyarakat membuat pilihan-pilihan atas alokasi sumber daya sehingga akan memunculkan biaya peluang (opportunity cost). Biaya peluang adalah alternatif terbaik yang dikorbankan ketika kita memilih suatu alternatif pilihan yang lain.
An image

2. Penyebab Kelangkaan
Terjadinya kelangkaan dapat disebabkan oleh:
1. alat pemuas kebutuhan yang terbatas jumlahnya,
2. kerusakan sumber daya alam,
3. keterbatasan kemampuan manusia dalam mengelola sumber daya, dan
4. meningkatnya kebutuhan yang lebih cepat dibandingkan sarana pemuas kebutuhan.

  1. Kebutuhan

1. Pengertian Kebutuhan
Kebutuhan berbeda dengan keinginan. Kebutuhan adalah segala sesuatu yang dibutuhkan manusia, baik yang berwujud maupun tidak berwujud, untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya secara alamiah. Sementara itu, keinginan adalah segala sesuatu yang diinginkan manusia, tetapi jika keinginan itu tidak tercapai tidak membahayakan kelangsungan hidupnya. Dengan demikian, kebutuhan harus diprioritaskan terlebih dahulu daripada keinginan.

B.2 Jenis Kebutuhan
Kebutuhan manusia dibagi menjadi beberapa golongan:
1. Berdasarkan intensitasnya. Jenis kebutuhan ini digolongkan berdasarkan tingkatan mana yang harus didahulukan terlebih dahulu. Kebutuhan ini terdiri atas:
    - kebutuhan primer. Contoh: pangan, sandang, papan, dan pendidikan
    - kebutuhan sekunder. Contoh: televisi, radio, sepeda, dan perabot rumah tangga
    - kebutuhan tersier. Contoh: kapal pesiar, dan mobil sport

2. Berdasarkan sifatnya:
    - kebutuhan jasmani. Contoh: makan, minum, dan olahraga 
    - kebutuhan rohani. Contoh: musik, ceramah agama, dan rekreasi
        
3. Berdasarkan subjeknya:
    - kebutuhan individu. Contoh: makan, berpakaian, dan minum
    - kebutuhan kolektif. Contoh: penggunaan jembatan, jalan raya, dan halte
  
4. Berdasarkan waktunya: 
    - kebutuhan sekarang. Contoh: makan ketika lapar, minum obat ketika sakit
    - kebutuhan masa yang akan datang. Contoh: menabung, asuransi, dan investasi

B.3 Alat Pemuas Kebutuhan
Alat pemuas kebutuhan manusia biasanya berupa barang dan jasa. Barang dan jasa dapat dibedakan berdasarkan:
1. cara memperolehnya atau jumlah ketersediaannya:
    - barang bebas: mendapatkannya tanpa melalui pengorbanan karena jumlahnya tak terbatas.. Contoh: udara segar di pegunungan, sinar matahari di negara tropis.
    - barang ekonomi: mendapatkannya  melalui pengorbanan karena jumlahnya sangat terbatas. Contoh: air bersih di perkotaan.
    - barang illith: membahayakan jika jumlahnya terlalu banyak. Contoh: api yang dapat menimbulkan kebakaran.
    - barang altruisme: barang yang ketersediaannya diperoleh secara sukarela. Contoh: donor darah

2. penggunaannya:
    - barang konsumsi: akan habis terpakai. Contoh: makanan.
    - barang produksi: dipakai untuk menghasilkan barang lain. Contoh: mesin.

3. hubungannya dengan barang lain:
    - barang substitusi: saling menggantikan. Contoh: bus dengan kereta api
    - barang komplementer: saling melengkapi. Contoh: kopi dengan gula.

4. wujudnya:
    - barang konkret: terlihat wujud fisiknya. Contoh: jam tangan, buku, dan sepatu.
    - barang abstrak: berupa jasa/pelayanan. Contoh: belajar di bimbel.

5. prosesnya:
    - barang mentah: hasil alam yang belum mengalami proses apa pun. Contoh: serat kapas.
    - barang setengah jadi: membutuhkan proses lebih lanjut. Contoh: kain.
    - barang jadi: dapat langsung digunakan konsumen. Contoh: pakaian.

6. kualitasnya:
    - barang inferior: kualitasnya rendah. Contoh: jam tangan yang mudah rusak.
    - barang superior: kualitasnya tinggi. Contoh: smartphone yang canggih.

  1. Masalah Dasar Ekonomi Modern

Masalah dasar dalam ekonomi modern adalah permasalahan untuk menjawab tiga pertanyaan:
1. what (apa yang harus diproduksi dan berapa banyak?)
Karena terbatasnya sumber daya, masyarakat harus memutuskan barang apa yang akan diproduksi. Apakah harus memproduksi televisi, obat-obatan, barang-barang modal, atau produk pertanian. Sangat tidak mungkin untuk memproduksi semua alat pemuas kebutuhan. Setelah ditentukan apa yang akan diproduksi, diputuskan juga berapa jumlah yang harus diproduksi.   

2. how (bagaimana cara memproduksinya?)
Ada beberapa faktor penting yang harus dipertimbangkan dalam memecahkan persoalan bagaimana cara memproduksi::
a. bagaimana memilih kombinasi sumber daya yang digunakan berupa sumber daya alam, manusia, dan modal. Dengan demikian, diperoleh hasil yang optimal dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat.
b. bagaimana mengelola biaya produksi agar dengan biaya tertentu diperoleh laba maksimum.
c. bagaimana memilih teknik produksi. Apakah menggunakan teknik produksi yang padat karya ataukah padat modal. Setiap teknik memiliki kelebihan tersendiri. Jika menggunakan teknik padat karya, kelebihannya adalah banyak menyerap tenaga kerja sehingga dapat mengurangi pengangguran. Sementara itu, teknik yang padat modal lebih menekankan penggunaan alat, mesin, dan teknologi canggih sehingga produksi dapat lebih efisien.

3. for whom (untuk siapa barang dan Jasa diproduksi?)
Dalam memecahkan permasalahan for whom, kita perlu mempertimbangkan:
a. siapa pengguna atau pemakai produk yang diproduksi?
b. bagaimana cara distribusi agar barang atau jasa sampai pada konsumen?

  1. Cara Mengatasi Masalah Ekonomi

Masalah mendasar dalam ekonomi adalah masalah menentukan pilihan. Ada beberapa hal yang perlu kita pertimbangkan dalam menentukan pilihan:
1. analisis biaya peluang (opportunity cost). Biaya peluang  adalah alternatif terbaik yang hilang/dikorbankan ketika kita memilih sebuah pilihan,
2. analisis biaya–manfaat (cost–benefit analysis). Analisis biaya–manfaat adalah suatu teknik yang digunakan untuk membandingkan berbagai biaya dengan manfaat yang akan diperoleh,
3. mempertimbangkan motif/tujuan yang ingin dicapai ketika menentukan sebuah pilihan.
4. berpegang pada prinsip ekonomi. Prinsip ekonomi adalah sebuah prinsip yang menyatakan bahwa untuk mencapai hasil yang maksimal dibutuhkan sejumlah pengorbanan tertentu. Sebaliknya, dengan pengorbanan yang minimal akan diperoleh sejumlah hasil tertentu


Contoh Soal dan Pembahasan

SOAL 1

Setelah lulus kuliah, Dodi ditawari pekerjaan di tiga perusahaan. Perusahaan A menawarkan gaji Rp5.000.000,00; perusahaan B Rp4.500.000,00; dan perusahaan C Rp4.000.000,00. Dodi memutuskan untuk bekerja di perusahaan A. Dengan demikian, biaya peluang atas keputusan Dodi tersebut adalah sebesar ….
(A) Rp4.000.000,00
(B) Rp4.500.000,00
(C) Rp5.000.000,00
(D) Rp8.500.000,00
(E) Rp9.500.000,00

SOAL 2

Karena merasa bosan di rumah, Dewi dan Sally pergi menonton bioskop di sebuah mall yang terkenal. Menurut sifatnya, yang dilakukan oleh Dewi dan Sally adalah untuk memenuhi kebutuhan ….
(A) primer
(B) sekunder
(C) jasmani
(D) rohani
(E) pribadi


SOAL 3
Perhatikan pernyataan di bawah ini!
1. What
2. When
3. How
4. Why
5. For whom

Yang termasuk masalah dasar ekonomi adalah ….
(A) 1,2, dan 3
(B) 1,3, dan 5
(C) 2,3, dan 4
(D) 2,4, dan 5
(E) 3,4, dan 5


Evaluasi Pembelajaran :

PEMBAHASAN SOAL :

SOAL 1

Jawaban : B

Pembahasan: 

Biaya peluang (opportunity cost) adalah alternatif terbaik yang dikorbankan ketika kita membuat sebuah keputusan. Keputusan Dodi untuk bekerja di perusahaan A telah mengorbankan alternatif bekerja di perusahaan B dan C. Di antara perusahaan B dan C, yang menawarkan gaji lebih baik adalah perusahaan B. Dengan demikian, biaya peluangnya adalah gaji yang ditawarkan perusahaan B, yakni sebesar Rp4.500.000,00


Soal 2

Jawaban : D

Pembahasan:

Berdasarkan sifatnya, kebutuhan dapat dibagi menjadi:

- kebutuhan jasmani. Contoh: makan, minum, dan olahraga.

- kebutuhan ohani. Contoh: musik, ceramah agama, rekreasi, dan nonton.

Menonton bioskop termasuk kebutuhan rohani karena merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan jiwa agar bisa merasa lebih senang, tenang, mengurangi rasa stress, dan sebagainya.


Soal 3


Jawabah : B

Pembahasan:

Masalah dasar ekonomi modern adalah masalah dasar untuk menjawab tiga pertanyaan:

1. what, yaitu barang apa yang harus diproduksi

2. how, yaitu bagaimana cara melakukan produksi

3. fow whom, yaitu untuk siapa barang diproduksi

Komentar

Postingan Populer