KELAS 12 IPS 3

GURU : Vivi Ratnasari, S.Pd

Kelas : XII IPS 3

Mata Pelajaran : PKWU

Materi Pelajaran :

Teknik Pembuatan Kerajinan Bahan Lunak


Kompetensi Dasar :

3.22 Menganalisis sistem produksi kerajinan yang berdasarkan pada kebutuhan dan keinginan pasar global dengan daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat.

4.22 Memproduksi kerajinan yang berdasarkan pada kebutuhan dan keinginan pasar global berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat.

3.23 Mengevaluasi kegiatan usaha kerajinan yang berdasarkan pada kebutuhan dan keinginan pasar global

4.23 Menyusun rencana pengembangan usaha kerajinan yang berdasarkan pada kebutuhan dan keinginan pasar global

Tujuan Pembelajaran :

1. Siswa mampu membuat produk kerajinan berdasarkan kebutuhan pasar global

2. Siswa mampu menganalisis dan menyusun rencana pengembangan usaha kerajinan berdasarkan kebutuhan pasar global


KERAJINAN BAHAN LUNAK

Bahan baku untuk membuat kerajinan ada dua, yaitu bahan keras dan lunak. Dikutip dari buku 'Prakarya' yang ditulis Suci Parseti, Dewi Sri Handayani, Sukri dan Ichda, kerajinan bahan lunak adalah produk dengan bahan dasar utama yang bersifat lunak, lentur dan mudah dibentuk. Ada dua jenis kerajinan bahan lunak, yaitu dua dimensi seperti kain, dan tiga dimensi seperti keramik atau gerabah.

Bahan baku yang digunakan bisa berasal dari alam seperti serat tumbuhan, tanah liat atau kulit hewan. Namun, bisa juga menggunakan bahan lunak buatan, seperti lilin atau sabun. Teknik dalam membuat kerajinan bahan lunak juga ada banyak dan tidak semua orang bisa melakukannya.

Lantas apa saja teknik pembuatan kerajinan bahan lunak? Apakah kerajinan bahan lunak memiliki manfaat? 

Jenis Teknik Pembuatan Kerajinan Bahan Lunak

Tidak sembarangan dibuat, sebelum menjadi suatu produk yang bermanfaat, bahan lunak harus diolah terlebih dahulu dengan teknik tertentu. Teknik-teknik pembuatan kerajinan bahan lunak antara lain:


1. Teknik Coil (Lilit Pilin)

Teknik coil merupakan teknik pembentukan kerajinan secara manual menggunakan tangan dengan cara dipijit jari. Teknik ini sering digunakan oleh perajin keramik. Dengan cara manual ini, hasil yang didapatkan biasanya tidak terlalu simetris.

2. Teknik Cetak

Teknik cetak adalah teknik pembuatan keramik menggunakan alat cetak yang cukup praktis. Bahan cetakan yang digunakan juga bermacam-macam, seperti cetakan padat, berongga dan jengger. Teknik ini terbagi lagi menjadi dua jenis, yaitu:

1. Teknik sekali cetak (cire verdue), untuk menghasilkan kerajinan dalam sekali cetakan saja dan tidak dapat diperbanyak.

2. Teknik cetak berulang (bi valve), untuk menghasilkan produk karya kerajinan dalam jumlah banyak dengan ukuran yang sama.


3. Teknik Putar

Teknik putar menggunakan alat pemutar kaki, biasa disebut kickwheel guna menghasilkan bentuk yang simetris. Bentuk kerajinan keramik yang dihasilkan berbentuk silinder atau bulat. Biasanya teknik ini digunakan oleh pengrajin keramik.

4. Teknik Mengukir

Teknik mengukir juga sering disamakan dengan memahat. Teknik ukir dilakukan pada permukaan benda seperti kayu atau lilin. Ada beberapa jenis ukiran, yaitu ukiran tembus, cekung, cembung, susun dan ukir garis.

5. Teknik Menenun

Teknik menenun merupakan teknik yang biasa digunakan dalam proses pembuatan kerajinan bahan lunak dengan karakteristik tertentu. Pada teknik ini diperlukan alat yang disebut dengan lungsin dan pakan. Karya yang dihasilkan dari teknik ini adalah kain, sarung atau pakaian.



6. Teknik Menganyam

Hampir sama dengan teknik menenun, namun teknik menganyam tidak membutuhkan alat, dengan tangan kosong pun bisa dibuat. Teknik menganyam memerlukan bahan-bahan tambahan yang berasal dari serat tumbuhan, seperti bambu, serat pohon pisang, rotan dan lain-lain. Karya yang dihasilkan biasanya berupa tikar atau keranjang.


7. Teknik Membordir

Teknik bordir adalah suatu teknik untuk menambahkan hiasan dari benang. Dalam membuat teknik ini diperlukan alat yaitu mesin jahit atau mesin bordir. Tujuan dari bordir adalah untuk mempercantik pakaian atau kain.



Dengan mengandalkan kreativitas dan skill, bahan lunak bisa diolah menjadi banyak produk, mulai dari pajangan sampai pakaian. 

Komentar

Postingan Populer