KELAS 12 IPA 2
Guru : Vivi Ratnasari, S.Pd.
Kelas : 12 IPA 2
Materi Pembelajaran : Teknologi Terapan
Kompetensi Dasar :
3.26 Memahami proses perencaan usaha produk teknologi terapan meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi, dan pemasaran
4.26 Menyusun perencanaan usaha produk teknologi terapan meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi, dan pemasaran
Tujuan Pembelajaran :
1. Menjelaskan perencanaan usaha produk teknologi terapan
2. Memahami dan mempraktikan sistem produksi usaha produk teknologi terapan
Pengertian Teknologi Terapan
Teknologi terapan adalah suatu produk yang merupakan hasil antara pembuatan dan perpaduan dari produk-produk teknologi. Adapun fungsi dari teknologi terapan adalah menjembatani riset yang dilakukan para peneliti dengan teknologi yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya pemanfaatan dari lingkungan antara lain:
1. pemanfaatan sinar matahari sebagai sumber listrik di pedesaan dengan penggunaan solar sel,
hydrogen dimana unsur yang berlimpah di bumi bila digabungkan dengan unsur-unsur lain yang dapat membantu pembentukan senyawa kimia seperti air dan H2O menghasilkan energy hydrogen yang digunakan sebagai bahan bakar yang ramah lingkungan, kincir air yang menghasilkantenaga listrik, pemanfaatan pembangkit listrik tenaga angin dengan memanfatkan turbinangin.
2. Dalam bidang peternakan, pemanfaatan teknologi berbasis kawasan misalnya yang didukung klasifikasi kawasan menurut sumber daya maupun pasca produksi hingga pengelolaan limbah ternak menjadi nutrisi tanaman (pupuk), bahan baku untuk energy (metana)
3. Dalam bidang pertanian, pengelolaan debit air yang tepat menghasilkan pertumbuhan yang bagus bagi tanaman, fiberbrick produk komposit yang berbahan baku limbah padat kelapa sawit yang merupakan salah satu produk komposit berupa biomassa yang dipadatkan dan dibetuk dengan tujuan penggunaan sebagai bahan pengganti batu bata pada pembuatan kontruksi dinding, minibrick (fertilizer supplement) sebagai media tanam dan pengembangannya.
4. Dalam bidang kesehatan, perpaduan teknologi informasi modern, yaitu computer dan komunikasi dengan bidang kesehatan meliputi rekam medic elektronik, sitem pendukung keputusan medis hingga pemanfaatan internet dan intranet. Dalam subdomain bioinformatika(riset dan aplikasi yang memfasilitasi upaya-upaya rekayasa genetic, penemuan vaksin,hingga riset tentang human genome project), medical imaging (informasi pencitraan) yaitu aspek pengolahan data dan informasi digital pada jaringan dan organ, informatika klinis yang mengkaji berbagai inovasi teknologi untuk mendukung pelayanan pasien, komunikasi dokter pasien, mempermudah dokter mengumpulkan hingga mengolah data, serta informatika kesehatan masyarakat untuk mendukung pelayanan, pendidikan dan pembelajaran kesehatan masyarakat.
5. Dalam dunia pendidikan, sesuai dengan standar dan kompetensi program untuk menunjukkan pengetahuan dan keterampilan dalam standar kompetensi, dengan menggunakan teknologi informasi, antara lain: bidang kesehatan, meteorology dan geofisika, pariwisata, pemerintahan, bisnis, dan lain sebagainya.
6. Dalam bidang teknologi kami tuliskan tentang bangkitnya teknologi komunikasi yang memperkecil hambatan interaksi sesama manusia dan sebagai hasilnya melahirkan sub-kebudayaan baru, bangkitnya dunia maya yang berbasis pada internet dan computer, teknologi yang digunakan membebaskan orang untuk mengakses semua kebutuhan tanpa terbatas ruang dan waktu.
Contoh-contoh teknologi terapan
1. Hippo roller
Hippo water roller adalah sebuah wadah air yang berbentuk barel atau tabung besar. Hal tersebut mempermudah kita untuk mengangkut air dan membawanya tanpa harus diangkat ataupun digendong namun hanya dengan menggulirkannya di tanah. Hippo water roller secara khusus didesign untuk meringankan beban si pengangkut yang mana sebelumnya masih menggunakan metode tradisional untuk mengangkut air menggunakan ember yang dijinjing. Design hippo yang sangat inovatif menyediakan kapasitas air sebanyak 90 liter atau sama dengan 24 galon. Dengan hippo kita tidak perlu bersusah payah mengangkut air sebanyak 90liter dalam sekali angkut, kita hanya perlu menggelindingkannya saja dan mengemudikannya dengan tangkai yang didesign khusus untuk mengatur gerak tabung air tersebut, bisa dibilang mirip seperti troli belanja hanya saja dalam bentuk yang berbeda. Dengan adanya hippo water roller beban kita menjadi lebih ringan dibandingkan menggunakan metode tradisional seperti mengangkut air menggunakan ember dandibebankan pada kepala. Hal tersebut tentulah sangat berbahaya karena dapat menekan tulang punggung dan membahayakan kepala kita. Bahkan metode tradisional tersebut hanya mampu mengangkut air sebanyak 20 liter di atas kepala kita, itu juga jika kepala kita kuat menanggung beban tersebut. Sekarang ini, semua hippo roller diproduksi dan diekspor dari Afrika Selatan. Bagaimanapun juga mengekspor hippo roller cukup mahal, bahkan dikenakan biaya dua kali lipat dari harga ekspor produk lainnya. Namun sebuah mobile manufacturing unit telah dikembangkan sehingga roller dapat diproduksi di secara lokal jadi bisa dimana saja sehingga ongkos produksinya lebih murah.
2. Traktor
Kata traktor berasal dari bahasa latin yaitu “trahere” yang berarti menarik. Traktor sendiri berupa mesin atau kendaraan untuk menarik kereta atau bajak. Sekarang traktor digunakan untuk menarik objek yang sangat sulit untuk digerakkan. Biasanya kita dapat melihat traktor di lahan pertanian yang digunakan untuk menarik mesin atau gerobak yang membajak atau menggaruk tanah.
Sebelum adanya traktor para petani khususnya di Indonesia membajak sawah menggunakan tenaga kerbau dan bisa dibayangkan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membajak sawah yang luasnya berhektar-hektar dengan mengandalkan tenaga kerbau?. Namun dengan adanya traktor masalah tersebut bisa teratasi, lahan pertanian dapat menjadi subur dalam waktu singkat dengan menggunakan traktor.
Memang ada beberapa keuntungan membajak lahan pertanian dengan menggunakan tenaga kerbau, salah satunya tanah dapat menjadi gembur karena kotoran kerbau yang jatuh pada saat membajak sawah dapat menjadi pupuk organik bagi tanah. Di tahun 1800an dan 1900an, traktor dijalankan menggunakan mesin tenaga uap. Namun traktor jenis itu tidak lagi digunakan karena ketidakstabilan mesin uap yang menyebabkan ledakan serta terjebaknya pengemudi pada sabuk pengaman dan sekarang traktor lebih banyak menggunakan mesin yang menggunakan bahan bakar solar maupun listrik.
Ciri - ciri teknologi terapan :
1. Perbaikan teknologi tradisional yang selama ini menjadi tulang punggung pertanian,industri, pengubah energi, transportasi, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di suatu tempat
2. Biaya investasi cukup rendah/ relatif murah.
3. Teknis cukup sederhana dan mampu untuk dipelihara dan didukung oleh keterampilansetempat.
4. Masyarakat mengenal dan mampu mengatasi lingkungannya.
5. Cara pendayagunaan sumber-sumber setempat termasuk sumber alam, energi, bahansecara lebih baik dan optimal.
6. Alat mandiri masyarakat dan mengurangi ketergantungan kepada pihak luar (self-realiance motivated)
Manfaat Teknologi Terapan :
1. Menigkatkan hasil produksi
Seperti penggunaan mesin pengolah padi yang dibuat oleh M. Sauki, waktumu simpanen raya tiba, jumlah gabah cukup banyak sedangkan permintaan pasar tidak bisadicukupi dengan jumlah yang banyak akibat diolah secara manual, namun dengan adanya mesin pengolah ini, M.Sauki bisa memenuhi permintaan pasar dalam jumlah yang banyakdan waktu yang relatif hemat.
2. Memudahkan pengusaha dalam memproduksi barang.
Adanya penggunaa teknologi yang tepat penggunaannya, memudah bagi pengusahadalam memproduksi barang yang dibutuhkan. Misalnya penguaha pembuatan tikar bambudari jawa timur. Mereka menggunakan alat sederhaana seperti gergaji, kampak dan alat bangunan berupa mesin bor yang digunakan pada saat proses pembuatan tikar. Tidakdidunga, bahwa alat yang dugunakan untuk bangunan ternyata bisa dialihkan fungsinyakepada pekerjaan lain yang fungsi mekerjaannya tidak dirubah, ternyata cukup memudahkan bagi pengusaha tikar bambu dari jawa timur.
3. Memudahkan pemasaran produk.
Penggunaan henphon selama ini menjadi mode dan gaya dalam kita berhubungandengan orang lain. Namun, sejumlah pengusaha petani seperti Sucipto di Klatenmenggunakannya sebagai keperluan usahanya seperti melihat harga, barang yang dubutuhkandan ketersedian barang di pasar serta tempat penjualannya. Sebagai mana yang diketahui bahwa konsep utama TTG adalah penggunaan teknologi baik yang baru maupun yang sudah ada dikenal ditengah masyarakat yang penggunaannya dimanfaatkan dengan sesuai.
4. Biaya produksi yang hemat
Bila dibandingkan dengan harga produksi pentani padi mengolah kepada industri biayanya akan terlalu besar dalam transportasi dan proses pemisahan gabah dari beras. Namun denegan adanya teknologi yang mampu bekerja seperti mesin industri, maka petanilebih hemat dari segi waktu dan bisa di olah langsung ditempat panen dengan menggunakanmesin tersebut tanpa harus di angkut dulu ketempat produksi. Kemudian biaya yangdigunakanpun lebih kecil dan petani tidak susah lagi menjualnya kepasar dalam jumlah yangsedikit, tetapi dalam jumlah yang besar dan tinggal menjual di tempat.

Komentar
Posting Komentar