KELAS 11 IPS 2
Guru : Vivi Ratnasari, S.Pd.
Kelas : 11 IPS 2
Mata Pelajaran : PKWU
Materi Pembelajaran :
Kompetensi Dasar :
3.22 Menganalisis sistem produksi pembenihan ikan konsumsi berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh dearah setempat
4.22 Memproduksi benih ikan konsumsi berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat.
Tujuan Pembelajaran :
Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan mampu:
1. Menyusun perencanaan usaha budidaya pembenihan ikan konsumsi
2. Memproduksi benih ikan konsumsi
Perencanaan Produksi
Memulai bisnis usahakan dapat memberikan keuntungan bagi yang menjalankannya. Dengan mempelajari dan memahami cara-cara khusus yang harus dilakukan untuk mencapai keberhasilan, memungkinkan kita untuk memulai budi daya ikan dengan cara yang benar.
Usaha budi daya pembenihan ikan dapat memberikan keuntungan cukup besar. Dengan mempelajari dan memahami cara-cara untuk mencapai keberhasilan, memungkinkan untuk memulai kegiatan budi daya secara baik dan benar. Keberhasilan wirausaha pembenihan ikan konsumsi tergantung pada perencanaan usaha (business plan). Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan saat membuat rencana usaha pembenihan ikan konsumsi:
1. Pilih lokasi usaha yang dekat dengan sumber air, bahan/peralatan usaha, tenaga kerja, serta dekat dengan lokasi pemasaran.
2. Tentukan jenis ikan yang akan dibudidayakan. Ikan yang dibudidayakan dapat lebih dari satu jenis. Penentuan jenis ikan akan menentukan kesiapan yang diperlukan dalam pelaksanaan usaha budi daya ikan.
3. Urus izin dan daftarkan usaha pada instansi terkait.
4. Membangun wadah budi daya ikan (tergantung pada jenis ikan yang dipilih).
Kembangkan satu areal budi daya ikan dengan membangun kolam pembenihan.
5. Dapatkan pasar dan kembangkan jaringan pemasaran.
Harus dapat mengelola keuangan dengan baik dan benar.
Kebutuhan Alat dan Bahana.
Alat penunjang pembenihan Kegiatan pembenihan ikan lele tidak membutuhkan perlatan yang rumit. Peralatan yang digunakan dalam proses pembenihan ikan lele sebagai berikut:
1) Peralatan pengadaan air bersih seperti pompa air atau pompa celup (aerator),
2) Pemijahan ikan lele seperti kakaban,
3) Pendederan benih ikan lele seperti blower, dan
4) Pemanenan atau penyortiran benih ikan lele seperti seser.
5) Pengemasan benih ikan lele seperti plastik, sterofoam, dan tabung oksigen
Peralatan budidaya ikan
Bahan penunjang pembenihan
Sebelum melakukan pembenihan ikan lele, perlu menentukan atau memilih bahan yang akan digunakan. Bahan yang digunakan tergantung pada proses pembenihan yaitu persiapan sarana dan prasarana (media pemijahan indukan), pemeliharaan induk, pemijahan/pembenihan, penetasan telur, dan pemeliharaan larva dan benih.
Induk ikan lele dan pakan merupakan bahan yang paling perlu diperhatikan, agar proses produksi dapat berlangsung dengan baik. Dengan demikian diharapkan produk yang dihasilkan sesuai dengan keinginan konsumen, yang pada akhirnya mendatangkan keuntungan yang memungkinkan usaha berkembang dengan baik. Beberapa persyaratan dalam memilih bahan (induk ikan, pakan ikan, dan lain-lain) yaitu:
1) Ikan yang dipilih sebaiknya yang mudah dipelihara, atau bila usaha tersebut adalah pembenihan ikan maka sebaiknya ikan yang dipilih adalah jenis yang mudah dalam pemijahan, serta diharapkan dalam pelaksanaannya cukup menggunakan peralatan yang sederhana, sehingga biaya produksi lebih ringan.
2) Bahan baku yang disediakan harus berkualitas, karena untuk memperoleh suatu hasil produksi yang baik dibutuhkan bahan baku yang baik pula, contohnya untuk memperoleh benih yang baik diperlukan induk ikan yang baik pula.
3) Bahan baku yang disediakan hendaknya yang mudah didapatkan di sekitar tempat usaha, artinya bila sewaktu-waktu memerlukan bahan baku tersebut maka dapat secara mudah diperoleh atau tidak perlu menunggu lama, sehingga proses produksi tidak terhambat
4) Bahan baku yang tersedia hendaknya yang relatif murah, dengan demikian diharapkan usaha yang dijalankan dapat mendatangkan keuntungan yang lebih besar.

Komentar
Posting Komentar